Showing posts with label sports. Show all posts
Showing posts with label sports. Show all posts

Saturday, November 5, 2016

Alinka Test Drive Toyota Yaris Heykers 2016

Yaris Heykers hadir secara resmi di Indonesia, Kamis (3/11) berbarengan dengan peluncuran Toyota New Yaris. Keistimewaan dari kedua model baru Toyota ini adalah sudah menggunakan mesin 2NR-FE Dual VVT-i transmisi 7-speed CVT sequential.
Toyota Yaris Heykers hadir untuk melengkapi varian Hatchback
Jakarta - Di penghujung tahun 2016 PT Toyota Astra Motor (TAM) mempertajam lini hatchback mereka dengan meluncurkan New Yaris Heykers (3/10).
Yaris Heykers tampil dengan gaya hatchback adventure, seperti yang terlihat dari desain bumper depan, everfenders, roofrail, sideprotection moulding, side skirt, rear spoiler dan rear bumper.
Perbedaan utama Yaris Heykers dengan dengan Toyota New Yaris sebelumnya adalah pada groundclearance yang lebih tinggi 35mm menjadi 184 mm dari versi sebelumnya.
Perubahan tinggi ini karena penggunaan suspensi TRD (+20mm) serta penggunaan ban dengan ukur yang lebih besar 195/55 R16 (+15mm). "Heykers menggunakan suspensi khusus yang dirancang oleh Toyota Racing Development Indonesia, untuk meningkatkan daya jelajah, tanpa mengurangi standar kenyamanan," kata Donny Adhi Yuwono, Department Head Convention Accessories Planning and Desain TAM.
Nama Heykers diambil dari kata 'hiker' atau 'hiking 'yang berarti jalan kaki untuk rekreasi atau berpetualang. Perubahan kata 'hi' menjadi 'hay' agar berkesan lebih fun.
Toyota Yaris Heykers gunakan mesin berkode 2NR-FE berkapasitas 1.500cc yang didukung dengan teknologi Dual VVT-i. Bertransmisi 7-Speed cvt.
Heykers dijual dengan harga otr Jakarta Rp 265.500.00 untuk transmisi manual. Dan Rp 277.300.000 cvt.

Alinka Hardiyanti Unjuk Kenyamanan dan Keamanan
Dalam even yang digelar di Senayan City, Jakarta Selatan, TAM juga membuat mini sirkuit di luar gedung yang dibagi menjadi dua bagian yaitu slalom dan test drive. Alinka selaku peslalom nasional juga hadir untuk memberikan pengalaman slalom kepada rekan-rekan jurnalis menggunakan Heykers yang notabene keseluruhan desainnya hasil buah karya anak dalam negeri. 
Alinka Dancing with Toyota Yaris Heykers

Spesifikasi Yaris Heykers

Toyota Yaris Heykers mengusung konsep hatchback crossover. Meski lebih berotot dan tak lagi se-ceper Yaris versi standar, namun Toyota mengklaim produk ini tetap memiliki unsur fun to drive ala mobil perkotaan. 
Menurut Planning and Design Manager Product Planning Division TAM, Donny Adhi Yuwono, tercapai karena mesin 2NR-FE 1.500 cc yang dipakai mampu mengeluarkan tenaga dan torsi cukup besar. Yakni 107 tenaga kuda pada putaran mesin 6.000 rpm. "Cukup bertenaga untuk dibawa ke luar kota dan melibas jalanan yang kurang mulus."

Pada transmisinya, ada dua pilihan, yakni manual 5 percepatan dan otomatis CVT 7 percepatan. Teknologi CVT sequential yang digunakan diklaim mampu meningkatkan performa dan konsumsi bahan bakar hingga 30 persen. "Perpindahan giginya lebih cepat dan halus."

Perbedaan lain Yaris Heykers dengan Yaris standar adalah penggunaan rem cakram di keempat rodanya. Pada Yaris standar (tipe E dan G), roda belakangnya masih memakai rem tromol. Begitu juga ukuran rodanya. Heykers memakai ukuran roda 15 inci dengan desain pelek yang lebih segar. Sementara Yaris standar memakai roda 14 inci. 
Penggunaan roda yang lebih besar, ditambah sistem suspensi baru keluaran Toyota Racing Development (TRD), membuat jarak tanah dengan lantai kendaraan bertambah 35 milimeter menjadi 184 mm. "Lebih rendah 1 mm dari produk SUV Crossover merek lain," ujar Donny. 
Adapun, secara dimensi, Yaris Heykers lebih panjang 315 mm dan lebih lebar 5 mm dari model sebelumnya. Tapi ketinggian atap mobil baru ini lebih rendah 45 mm. Walau demikian, ruang kepala untuk pengemudi dan penumpang tetap lega. 

Pada interiornya, Yaris Heykers mendapatkan peningkatan fasilitas berupa head unit untuk hiburan berupa layar sentuh 7 inci. Layar ini dilengkapi pemutar DVD, koneksi HDMI, sambungan telepon seluler melalui fasilitas Miracast. "Fitur ini juga diaplikasikan di Yaris tipe G dan TRD. 
Untuk kenyamanan pengguna, Yaris Heykers dilengkapi tombol start-stop untuk menyalakan dan mematikan mesin. Ada juga sistem pendingin udara otomatis. Sedangkan untuk keamanannya, Yaris sudah memiliki dua kantung udara, dan sabuk pengaman 3 titik. 
Dengan aneka pembaruan dan tambahan fitur tersebut, harga Yaris Heykers lebih mahal Rp 7 juta dibanding varian Yaris standar. Yaris Heykers manual dibanderol Rp 265,5 juta, sedangkan transmisi CVT dilepas seharga Rp 277,3 juta. 

Read More

Thursday, October 6, 2016

Alinka Hardianti Profil Alinka

Full Name : Alinka Hardianti
Nick Name : Alinka
Place, Date of Birth : Jakarta, 21 Juni 1992 
Address : Bukit Pratama F1, jakarta, Indonesia
Status : Menikah


Occupation 
    * [    ]SMP - Junior High School
    * [    ]SMA - Senior High School
    * [ x ]Kuliah - University
    * [    ]Kerja - Working

Racer Skill :

    * [ x ] Drifting        
    * [ x ] Slalom
    * [    ] Track Road Race 
    * [    ] Drag Race 
    * [    ] Adventure Off   
    * [    ] Speed Offroad
    * [    ] Rally - Speed
    * [    ] Rally - Time

Drifting Team Name : Achilles Drift TeamTeam Name : Achilles Drift Team
Car / Year : Nissan Cefiro / 1992
Body Type : Full Custom (Thailand)
Engine : Nissan RB25DET, Installed by Kushida (Japan)
Turbo : YES, Brand : Mitsubishi Construction (Fuso), Boost : 14psi
NOS : NO, Brand : ---

ECU : HKS, Installed by : Kushida
Dyno : -

MODIFICATION
Engine : Japan, Tuner : Kushida
Body : Impressive, By : Impressive
Roll Cage :

Front Suspension : Custom
Rear Suspension : Custom
Front Brakes : ATS brake system
Rear Brakes : ATS brake system

Front Wheel / Size : Lenso 18 x 10      
Front Tire / Size : 265/45/18
Rear Wheel / Size : Lenso 18 x 10
Rear Tire / Size : 265/45/18

SPONSOR
Main Sponsor : Achilles, Product : Tires
Co Sponsor : -



Slalom Team Name : Toyota Team Indonesia
Team Name : Toyota Team Indonesia
Car / Year : Toyota Yaris / 2008
Body Type :
Engine : Toyota 1NZ-FE, Installed by Usman Adie
Turbo : NO, Brand : - , Boost : -
NOS : NO, Brand : ---

ECU : - , Installed by : Usman Adie
Dyno : - , by : - , Est HP : -

MODIFICATION
Engine : Toyota Team Indonesia, Tuner : Usman Adie
Body : Toyota Team Indonesia, By : Usman Adie
Roll Cage : -

Front Suspension : Custom
Rear Suspension : Custom
Front Brakes : Standart
Rear Brakes : Standart

Front Wheel / Size :
Front Tire / Size : Achilles 123 195/50/15
Rear Wheel / Size : 
Rear Tire / Size : Achilles ATR Sport 195/50/15

SPONSOR
Main Sponsor : Toyota, Product : Cars
Co Sponsor :
  • Toyota Motor Oil - Oil
  • Achilles - Tires
  • 3M - Autofilm
  • Puma -Shoes

Education :
  • TK AL-Izhar
  • SD Al-Izhar (2004)
  • SMP Al-Izhar (2007)
  • SMA Al-Izhar (2010)
  • Semester 2 Ekonomi Management, Universitas Pelita Harapan

Experience / Training :
  • Sekolah Motor Cross
  • Sentul Safety Driving
  • Kursus Gokart

Achievements :

SLALOM

2010
  • - Juara 7 kejuaraan Umum, Kejurnas Slalom Seri I, Lampung
  • - Juara 6 kejuaraan pemula, Kejurnas Slalom Seri I, Lampung
  • - Juara 5 kejuaraan kelas F, Kejurnas Slalom Seri I, Lampung
  • - Juara 1 kejuaraan wanita, Kejurnas Slalom Seri I, Lampung
  • - Kejurnas Slalom Seri IX, Surabaya - Juara 3 Pemula
  • - Kejurnas Slalom Seri VIII, Purwokerto - Juara 2 Pemula
  • - Kejurnas Slalom Seri IX, Bandung - Juara 1 Pemula
  • - Peringkat 4 Nasional Kejuaraan Nasional Slalom Pemula

2009
  • - Juara 2 kelas wanita, Kejurnas Slalom Seri I, Bogor
  • - Juara 1 kelas wanita, Kejurnas Slalom Seri II, Solo
  • - Juara 1 kelas wanita, Kejurnas Slalom Seri III, Malang
  • - Peringkat 6 Pemula, Kejurnas Slalom seri IV, Bali
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kejurnas Slalom seri IV, Bali
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kerjurnas Slalom Seri V, Serang
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kejurda Slalom Bogor
  • - Peringkat 4 Pemula, Kejurda Slalom Bogor
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kejurnas Slalom Seri VI, Bandung
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kejurnas Slalom Seri VII, Jakarta
  • - Juara 1 kelas F, Kejurda Slalom Bengkulu
  • - Peringkat 7 kejuaraan Umum, Kejurda Slalom Bengkulu

2008
  • - Juara 1 kelas Pemula, Kejurnas Slalom Seri I
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kejurnas Slalom Seri I
  • - Peringkat 8 kejuaraan Umum, Kejurnas Slalom Seri I
  • - Juara 3 kelas Toyota Yaris, Kejurnas Slalom Seri I
  • - Peringkat 5 Umum Pemula Kejurnas Slalom 2008

2007
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kejurnas Slalom Seri I
  • - Juara 2 kelas Wanita, Kejurnas Slalom Seri II
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kejurnas Slalom Seri III
  • - Juara 3 kelas Pemula, Kejurnas Slalom Seri III
  • - Juara 2 kelas Wanita, Kejurnas Slalom Seri IV
  • - Juara 1 kelas wanita, Kejurnas Slalom Seri V
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kejurnas Slalom Seri VI
  • - Peringkat 9 kelas Pemula, Kejurnas Slalom Seri VI
  • - Juara 1 kelas Wanita, Kejurnas Slalom Seri VII

2006
  • - Juara 10 Umum Kejurnas Slalom seri I, Palembang
  • - Juara 7 Pemula Kejurnas Slalom seri I,Palembang
  • - Juara 1 kelas wanita Kejurnas Slalom seri I
  • - Juara 1 kelas wanita Kejurnas Slalom seri II
  • - Juara 1 kelas wanita Kejurnas Slalom seri III
  • - Peringkat 6 pemula Kejurnas Slalom 2006

2005
  • - Juara 1 Aerio Super Slalom kelas wanita seri I
  • - Juara 1 Aerio Super Slalom kelas wanita seri II
  • - Juara 1 Aerio Super Slalom kelas wanita seri III
  • - Juara 1 Aerio Super Slalom kelas wanita seri IV
  • - Juara 1 Aerio Super Slalom kelas wanita seri V
  • - Peringkat 10 umum kelas Pemula Kejuaraan Aerio Super Slalom
  • - Juara VIII Pemula Kejurnas Slalom seri IV, Jakarta


DRIFTING

2010
  • - Juara 2 FWD, Achilles Drift Battle seri I
  • - Juara 2 FWD, Achilles Drift Battle seri II
  • - Juara 3 FWD, Achilles Drift Battle seri III
  • - Juara 1 FWD, Achilles Drift Battle seri IV

2009
  • - Juara 1 FWD (Drift Queen), Achilles Drift Battle

2007
  • - Peringkat 7 umum kelas FWD, GoodYear Night Drift
Read More

Alinka Hardianti (Alinka) Mempunyai mitos

Sebuah cerita menarik diberikan pembalap wanita, Alinka Hardianti (22) saat berbincang hangat di kawasan Jakarta Selatan, Jumat petang. Alinka mengaku kerap terkena musibah tiap kali ia ingin mengganti mobil pribadinya.
Alinka memang kerap kali berganti mobil untuk tunggangan kesehariannya. Hal itu ia lakukan karena ingin mencari mobil ternyaman untuk menghantarnya kemanapun anak dari pembalap Didi Herdianto ini pergi. Akan tetapi ia kerap menemui “mitos” mobil yang akan ia ganti pasti selalu mendapatkan hal yang menyenangkan, sehingga ia pun, harus memperbaikinya lagi sebelum dijual.
Alinka menceritakan suatu hari saat ingin mengganti mobil Honda Jazz-nya, mobil tersebut tertimpa ranting pohon berukuran cukup besar yang menyebabkan kerusakan di pilar atas pintu mobil. Untungnya nona Alinka tak sampai menjadi korban karena saat itu mobilnya tengah terparkir.
Selain itu penyok di sekujur bodi mobil, lecet hingga kaca spion copot selalu membayanginya saat ingin mengganti mobil. Ia mengakui khusus untuk lecet kebanyakan disebabkan oleh ulah sepeda motor dan angkutan umum yang berkendara secara ugal-ugalan.
“Tiap ada niat ingin ganti mobil ada saja (musibah). penyoklah, lecet. Tapi gatau kenama bisa gitu, tiba-tiba aja tanpa sepengetahuan saya,” ujarnya.
Saat ini Alinka menggunakan Toyota Yaris untuk kendaraan kesehariannya. Ia mengaku ingin memakai mobil ini dalam jangka waktu yang lama, karena Alinka tak pernah lama menggunakan sebuah mobil. Alasan ia ingin menggunakan Toyota Yaris dalam waktu lama karena ia mengaku sangat menyukai modelnya dan gampang mendapatkan sparepartnya.
“Selain itu modifnya juga gampang, performa mesinnya oke dan aku suka banget sama handlingnya,” jelasnya hangat.
Mobil Impian
Sebagai seorang pembalap, Alinka pastinya sudah mengendarai berbagai macam jenis dan brand mobil. Selain itu, “hobi” menggonta-ganti mobil membuatnya mengetahui seluk beluk banyak mobil dari berbagai merek.
Tapi ternyata, wanita ini mempunyai mobil impian yang sampai saat ini masih belum dapat terealisasi. Ialah Subaru, yang membuat jagoan balap wanita ini berangan-angan.
Ia mengutarakan dari kecil memang sudah menyukai mobil Subaru berbagai modelnya. Alinka mengatakan karena Subaru mempunyai kenyamanan saat dikendarai, tetapi juga dapat melesat kencang walaupun dengan mesin standar. Ia belum pernah mempunyai mobil Subaru, dan ia yakin suatu saat nanti impiannya itu akan diraihnya.
“Sampai sekarang sih, belum pernah punya (Subaru). Nanti kalau sudah punya pendapatan sendiri,” harapnya seraya terseyum.
Semoga harapan Alinka cepat terealisasi yah. Sukses selalu untuk Alinka Hardianti.
Read More

Alinka Hardianti Profil Slalom Indonesia

Alinka Hardianti adalahsosok pembalap muda Indonesia yang memiliki bakat dan potensi. Turun sirkuit sejak usia 14 tahun, Alinka yang tumbuh di keluarga pembalap, sudah mencoba beberapa jenis olahraga balap.
Alinka lalu jatuh hati ke olahraga drifting. Olahraga yang bagi sebagian orang hanya terlihat memutar-mutar mobil sambil menghabiskan ban, namun ternyata membutuhkan pengetahuan keselamatan, teknis dan kemampuan yang baik.
Seperti apa kisah perjalanan karier balap gadis kelahiran Jakarta 21 Juni 1992 itu? Berikut petikan wawancara Yahoo! Indonesia Olahraga dengan Alinka beberapa waktu lalu.

Bagaimana awalnya bisa menekuni olahraga balap?

Jadi bokap itu memang pembalap, saya tidak pernah disuruh tapi diarahkan dengan halus. Setiap akhir pekan diajak nonton balapan, belajar mobil pun dengan mobil balap. Sampai awalnya ikut slalom. Saat itu mobil masih disediakan oleh panitia. Itu awal 2005, lalu pada 2007 ikut kejurnas slalom.
Kalau terjun ke olahraga drifting sejak kapan?
Ikut drifting pertama kali tahun 2009. Langsung menang juara pertama front wheel drive. Lalu 2011 ditarik ke tim Achilles (salah satu produsen ban mobil). Sejak itu dikasih mobil yang layak dengan berpenggerak roda belakang.
Kenapa bisa memilih olahraga drifting, bukan balap yang lain?
Awalnya karena film The Fast and the Furious: Tokyo Drift. Kelihatannya seru banget. Pernah juga nyobain beberapa balap, seperti gokart, tapi bosan sendirian di mobil kayak gitu. Pernah motocross juga. Yah ketemu feelnya di drifting ini.
Kamu pernah merasa minder menjadi drifter cewek?
Minder sih nggak, karena ada 5 sampai 8 orang drifter cewek juga yang saya kenal di Indonesia. Nggak ada masalah kok.
Menurut kamu apa yang membuat olahraga ini kurang berkembang di Indonesia?
Ikut olahraga ini memang mahal banget. Untuk persiapan mobilnya saja bisa Rp5 sampai Rp15 juta. Itu untuk yang nggak punya mobil. Jadi untuk sewa mobil, perlengkapan, kru, bensin. Kalau gabung tim besar persiapannya bisa Rp60 sampai Rp100 juta.
Lalu kita kurang lahan untuk latihan. Sirkuit Sentul bisa, tapi aspalnya jahat sama ban. Dua kali muter saja untuk latihan, ban sudah habis, karena memang ban yang dipakai untuk drifting kan ban mobil biasa. Kalau aspalnya bagus, ban bisa hemat, saya bisa untuk 3 minggu.
Olahraga drfiting ini kan banyak diikuti sama anak-anak muda, menurut kamu apakah bisa untuk menekan kenakalan remaja?
Kalau difasilitasi dengan baik, menurut saya bisa.
Pengalaman berkesan kamu selama menekuni olahraga drifting apa?
Waktu itu iseng-iseng ikut teman nonton drifting liar di jalan raya. Tiba-tiba datang banyak polisi pakai truk. Panik lah saat itu, tapi untungnya kita bisa lari.
Read More